Jumat, 31 Januari 2014

Hai..Malam..


Hai..malam..
Kuhirup dalam-dalam dinginmu sekarang
Aku membisikan pada sesiapa yang mendengar arah tujuan gumulan perkataan

Hai..malam..
Mungkin saja kesederhanaan sang embun yang turun begitu awal
Bisa mengajakku bernostalgia sesaat akan siluet bayang kekasih yang pernah aku impikan

Hai..malam..
Tiada harap yang begitu dalam, melebihi sang pungguk yang setia mendendangkan kerinduan
Pada bulan yang membulat merah, yang tetap saja angkuh tak ingin berseteru

Hai..malam..
Jika sempat dia meletakan pandangan, pada goresan rapuh tak bersuara ini
Semoga dia bisa temukan, geliat kerinduan yang begitu gemas dalam penantian


Note : Akhirnyaaaaaaa....Setelah sibuk plus-plusssssss sebulan penuh... 
Bisa posting lagi itu ibarat sebuah kelegaan..
Selamat malam kawan-kawan yang telah sudi mampir. Mendengar tulisan dan membaca bisikan-bisikan ini.. Terimakasih... Pengunjung blog ini setiap hari selalu ada saja, meski hampir satu bulan tidak berbuat banyak di blog ini.. Peluk hangat dari kejauhan, semoga bisa bersua di dunia nyata..


Rabu, 08 Januari 2014

Hai..2014

Cinta tak pernah meminta untuk menanti. 
Ia mengambil kesempatan, itulah keberanian.
Atau relakan sekalian, itulah pengorbanan.
(Ali bin Abi Thalib)

Pengorbanan?
Harapan?
Impian?
Kebahagiaan?
Ke-egoisan?
Ke-aku-an?

Hanyalah seorang aku yang merasakan
beribu rasa yang menggiring pikiran untuk berputar-putar.

menundukan kepala dan mengajarkan kepada hati,
untuk bisa jauh lebih bersabar lagi.
Yang terbaik akan segera menghampiri,
yang terbaik akan segera terjadi.

Jangan pernah hilang kendali.
Jangan pernah melepaskan jati diri.
Jangan pernah...




Selasa, 31 Desember 2013

Detik akhir 2013

Menghitung jauhmu, angka-angka terhenti pada tiada. Sebab bagiku, yang terasa dekat tak selalu berarti harus terlihat.
(kolaborasi rasa)

Rasanya enggan mengizinkan tahun ini berganti, 
sebab dalam kicaunya murai terselip kisah tentang berjuta hal kita yang pribadi..

Sayang...
Ternyata tahun begitu cepat berlari
seolah kita yang baru saja tiba dihalaman rumahnya.

Sayang...
Mari lupakan hari-hari, mari lupakan menit yang menukik tajam
Mari saling mengingat apa yang sudah berani kita mulai..
Dan, bersepakatlah ini akan terus kita jalani
Hingga kita temukan akhir yang benar-benar akhir..
Ya, dihatimulah..persinggahan terakhir,
tempat segala harap, impian dan cita terukir..
I love you..

note : Mari menghitung satu - satu detik di akhir 2013 ini, dan mari memeluk dari kejauhan saat berjuta harapan tentang 2014 kita senandungkan ke angkasa yang paling tinggi, Tuhan..


All about..

kau tahu ada berapa banyak hal yang dimulai, lantas diakhiri sebelum itu selesai?


Jika kamu masih punya pilihan lain (meski aku yakin saat ini pun kamu masih sangat bisa untuk memilih), apakah memang kamu akan memilihku?


Benarkah keinginan untuk bersamaku, sekuat keinginan-keinginanmu yang pernah mati-matian kau wujudkan?

Apakah ia, kalimat-kalimat manis itu terlontar hanya saat kamu inginkan sesuatu dariku?
Maaf jika aku terkesan menghakimimu.

Apakah hal yang kamu sebut sebagai hal egois itu benar-benar kamu inginkan?
Seperti ingin memiliki-ku misalnya.

Diluar sana banyak orang yang merasa dirinya benar (mungkin saja itu termasuk aku dan kamu)
Ya, memang tidak menyenangkan mengakui jika kita memiliki banyak kesalahan.




Diskusi Ruang Hati..


Apa yang akan aku tinggal, untuk dibaca sebagai kenangan?
Bukankah sesaat dan sekejapnya pun tetap harus di upayakan.
Seberapa banyak ketidakcocokan membuat langkah seakan tertahan.
Lantas bertanya, apakah ini akan dilanjutkan?
Seperti apakah sebenar-benarnya aku diinginkan?

Kadang ruang hati mengajak seluruh nadi pikir untuk berdiskusi.
Tentang masih pantaskah ini semua dipertahankan?
Atau disudahi dan mengucapkan salam perpisahan.

pernah ada hamparan rumput indah, dimana mimpi pernah terajut untuk 
menikmatinya dalam cerahnya suasana.
Pernah ada keinginan, untuk memelukmu diseluruh pergantian musim yang bumi punya.
Ya, pernah..

Lalu, waktu pun menunjukan kuasanya.
Ia adalah salah satu yang paling hebat dalam memberikan pengajaran.
Tentang apa yang pantas diperjuangkan dan yang hanya pantas untuk dikenang dan dijadikan pelajaran.

Apakah waktu masih memperbolehkan kita untuk saling memperjuangkan?
Atau membiarkan kita sebagai salah satu dari sekian juta yang hanya bisa saling mengenang?

note : Tentang keragu-raguan yang semakin kuat menyerang.

Minggu, 29 Desember 2013

Mata Angin..

barisan kalimat-kalimat yang aku tulis dengan hati ini bertujuan untuk mengajakmu bersuka cita, menghiburmu dikala duka atau mungkin semata-mata adalah caraku untuk bicara meski kamu tidak memerlukan telinga untuk mendengarnya.

barisan kalimat-kalimat yang aku tulis dengan hati ini bertujuan untuk memperjelas langkah rindu yang mengajakku untuk menikmati persimpangan, tanjakan dan tebing curam yang kadangkala mesti aku lewati sendirian. Dan berharap dipuncaknya sana, ada kamu menantiku dengan jemari tangan yang siap untuk digenggam.

barisan kalimat yang aku tulis dengan hati ini bertujuan untuk mengenang memori, memutar jejak rekam perjalanan kita selama ini. Tentang diam, teriak, tawa, tangis, bahagia, kecewa, bangga dan berjuta hal-hal lainnya yang bermesraan dengan perasaan...Perasaan kita..

Bacalah pelan-pelan, guratan-guratan di tigaratus enampuluh hari ini,
semuanya tentangmu, tentangku, tentang mereka atau siapa saja.. yang mungkin sedang berada disatu arah mata angin yang sama..Mata angin yang disebut "CINTA"
 

Sabtu, 28 Desember 2013

The last saturday night...

Hai..Tuan yang terpisah waktu..
Ini malam minggu terakhir yang kita punyai di akhir tahun..
Namun, nyatanya tak bisa kita nikmati bersama-sama..

Hai..Tuan yang menjadi pengganggu mimpi malamku..
kamu selalu bilang, kita akan punyai malam minggu bersama-sama..
Dan aku selalu tertawa mendengarnya..
Dan jika kita berada dalam malam yang mereka sebut sebagai malam minggu bersama-sama, dengan konyolnya kita akan saling berkata, selamat malam minggu, Sayang..

Hai..Tuan yang kehadiranmu saja bisa membawa arus bahagia..
mari menghitung pergantian cuaca, hari yang tiada berjeda..
mari menikmati putaran waktu yang berlari dengan teramat kencangnya..
Dan mari bersama-sama menghitung pergantian tahun yang beberapa hari lagi akan terlaksana..

Senang sudah sejauh ini, kita masih di izinkan oleh yang kuasa untuk bersama-sama..
Selamat malam minggu, Sayangku..