Minggu, 30 Juni 2013

Hati itu...

Saya mencari kamu, ditempat saya tahu kamu tidak pernah berkunjung kesitu...
tempat itu namanya HATI

Saya meletakan kamu, ditempat saya tahu kamu tidak pernah meminta saya meletakanmu disitu...
tempat itu namanya HATI

Saya mempercayai kamu, seperti saya mempercayai sesuatu yang selalu saya dengar setiap hari karena bisikan-bisikannya...
suara itu berasal dari HATI

Dan saya terpaksa bertanya dan mendengar sang HATI
Apakah kali ini, lagi-lagi...
Dia salah...


KUMPULAN...

Perempuan bukan tentang yang ia ucapkan,
Perempuan selalu tentang yang tak terucap.
...SUDJIWO TEDJO...


Satu-satunya untuk mengetahui asal usulmu adalah keluar, lalu kembali. Kamu pikir adam itu tahu dirinya itu istimewa, kalau tidak dibuang dulu ke bumi?
...AKAR...


Betina memproduksi sel telurnya jauh lebih sedikit ketimbang jantan memproduksi sperma.
Kamu bagi saja, berapa besar investasi betina di satu sel telurnya, lalu angka yang sama dibagi sekian juta sperma jantan. 
Yang berlaku disini cuma hukum ekonomi sederhana : 
Ketika kedua pihak berusaha memaksimalkan probabilitas kawin masing-masing, jelas-jelas si betina akan berhati-hati memilih partner, sementara si jantan akan mencari sebanyak mungkin partner supaya nggak rugi. 
Jadi jangan heran kalau perempuan itu pemilih...Dan laki-laki itu mata keranjang.
Betina memilih kualitas, jantan memilih kuantitas.
....PARTIKEL...


Pasangan terbaik itu seperti sepatu. Bentuknya tak persis sama namun serasi.
Saat berjalan tak pernah kompak tapi tujuannya sama, Tak pernah ganti posisi namun saling melengkapi. Selalu sederajat, tak ada yang lebih rendah atau tinggi. Dan bila yang satu hilang, yang lain tak memiliki arti.
.....ANONYMOUS....



Hai..Tuan (Tampan)

Hai..Tuan tampan...
Apa kabar malam ini?
Bagaimana langit malam ini, dikotamu?
Rindu, pada angin. Saat kita melintasi malam mencari santapan dan minuman hangat.

Hai..Tuan tampan...
Selalu ada kisah mengalir mewarnai perjalanan kita.
Kadang emosi mengalahkan kecerdasan kita yang memiliki IQ diatas rata-rata (hahaha, masa sih? bo'ong banget)


Hai..Tuan tampan...
Bagaimana bisa banyaknya kebiasaan kita berkata-kata dalam argumentasi
menumbuhkan perasaan cinta?
Bagaimana bisa benturan lelucon yang semestinya membuat hati meraung karena terluka
menumbuhkan rasa sayang dan percaya?

Hai..Tuan tampan...
Pinjamkan aku logika, jika cinta bisa terhenti karenanya.
Karena, setahu aku cinta apa adanya, tanpa niat untuk menjadikannya berbeda.
Cinta akan berbeda sendiri dengan cara-cara yang muncul didalamnya.

Hai..Tuan tampan... 
Yang pelukannya bisa membuat aku tak ingin berlari menjauh.
Pinjamkan aku lensa untuk menatap dunia berbeda, dari dalam cermin bola matamu yang kadang jenaka..

Hai..Tuan tampan...
Yang selalu menyeduh bergelas-gelas kopi
Hangatkah malammu saat ini?
Aku ingin berada disitu, sekedar mampir sebentar dan mengucap kata.
Selamat malam Pangeran hatiku...I love you

Note : Sumpah, lebay banget gw malam ini...Ono Opo iki? *Jerman Version


Inilah Aku...

Aku tidak pernah menghalangi kamu mau menjadi apa yang kamu mau.

Aku tidak pernah membatasi kamu menjadi apa yang kamu pikir boleh kamu langkahi

Aku tidak pernah melarang kamu untuk meraih apa yang kamu rasa bisa kamu raih dalam hidupmu..

Tapi...

Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa aku ada disini.

Aku mendoakan setiap bahagiamu, cita-cita seta impianmu.

Aku mengamini tiap senyum dan tawa bahagia yang terpatri dibibirmu, 
meski sepenuhnya bukan senyum yang kau tujukan untukku dan bukan tawa bahagia ketika serabut otakmu bekerja mengingat sesuatu

Aku mencoba berdiri menjadi tempatmu bersandar dan menjadi tempatmu memegang, saat butuh penguat ketika segala yang kau anggap mendukungmu justru berbalik menyerangmu.

Ya, akulah orang yang serupa bayang.
Akulah orang yang mungkin bosan kau pandang dan tak tahu diri terus menguntitmu di dalam terang maupun gelap.

Maafkan atas kejengahanmu itu, karena sesungguhnya aku pun jengah akan makna hadirku 
Yang tak pernah sedikitpun bisa berarti, dimatamu...


Hal Kecil


pernah ragu akan pasanganmu saat ini?
Pernah merasakan mengapa dia yang menjadi pasanganmu saat ini?
Lalu kamu mulai membanding-bandingkan dengan mereka yang diluar sana.
Lalu kamu merasa dan berpikir kamu layak untuk mendapatkan seseorang, yang jauh 
lebih baik melebihi dia yang saat ini ada dan mendampingimu.
Lalu kamu merasa dan berpikir kamu bisa saja mendapatkan, yang jauh
dari apa yang saat ini bisa dia berikan buatmu.

Tapi, kamu terlupa akan hal lain...
Diluar sana juga banyak sekali pilihan baginya
Diluar sana banyak juga yang bersedia bertukar tempat denganmu
Diluar sana banyak yang bersedia menjadi kamu saat ini
Dari berjuta alasan yang kamu punya,dia pasti juga punyai alasan
 ingat satu hal saja, dari sekian banyak kemungkinan dan pilihan
 yang bisa dipilihnya itu Dia tetap
 memilihmu......


Jumat, 28 Juni 2013

The Earth

Have you ever - MADRE 'Dee Lestari'

Matahari sebenarnya nggak pernah terbit atau tenggelam, Cuma bumi yang berputar
***

Kalimat yang manis sekali
Saya mencoba mendalami makna didalamnya

Kita berpijak oleh gravitasi bumi
Kita sadar betul jika pagi itu ditandai dengan terbitnya matahari dan jika malam itu ditandai dengan tenggelamnya matahari ketika sore hari...
Namun...Satu hal, tahukan kita akan adanya rotasi?

Lalu, tahukah kita, Bumikah yang berotasi pada matahari atau sebaliknya?

Hal sederhana yang sama sekali terlupakan dari pengamatan kita yang cenderung sibuk mengamati hal lain yang sebenarnya justru tidak perlu kita cermati sehari-hari.

Kapan terakhir kali kita berSOLITUDE?
Menikmati alam berbicara pada kita, menikmati bisikan angin, menikmati senandung gemericik air, menikmati lembutnya aroma laut yang di sinari matahari dan banyak hal lain lagi.
Sadarkah kita? Kapan itu terakhir kali kita nikmati?

Note : Saat secangkir kopi, lagu-lagu instrument yang mengalir merdu ditelinga, mampu menghadirkan suasana sepi yang menyenangkan...

Hipotesa


Saya menemukan kata-kata ini;

"Jika semua Doa kita dikabulkan Tuhan, apa kita sudah siap?"

Doa = keinginan = harapan = impian = hal yang membahagiakan dan pastinya paling kita inginkan.

Tapi saya membaca kalimat itu lagi, Yah...benar!
Jika seandainya, semua Doa kita dikabulkan Tuhan, apakah kita sudah siap?
Tuhan selalu tepat waktu, begitu pun ketika Ia mau memberikan kita sesuatu.
Hanya saja terkadang, kita yang kerap terburu-buru dan tak bisa menyabarkan diri atas pinta itu

Jangan pernah menduga Tuhan tidak adil, hanya karena apa yang saat ini kita hadapi
berbanding jauh dengan apa yang kita inginkan...

Karena mungkin saja, bagi Tuhan, itu adalah kondisi terbaik yang sudah seharusnya kita jalani.
Hidup itu akan bahagia bila; tidak pernah lupa bersyukur atas segala hal yang
kita miliki, tidak pernah berdendam, mudah memaafkan, mengingat ucap maaf jika berbuat salah,
perduli pada sesama dan menyadari benar bahwa kita selalu bisa menjadi perpanjangan
tangan Tuhan untuk membantu orang lain di sekeliling kita..

Note : Happy Weekend Sahabat...