Kamis, 25 Desember 2014

Entahlah Untuk Apa

Dan aku tak punya hati..
untuk meyakiti dirimu..
Dan..Aku tak punya hati 
tuk mencintai, dirimu yang selalu
mencintai diriku, walau kau tahu 
diriku masih bersamanya..

Andai aku bisa memutar kembali
waktu yang tlah berjalan..
Tuk kembali bersama didirimu, slamanya..
 ( Andai aku bisa by Chrisye)


Maaf..
aku bukan terlalu merasa paling hebat
aku bukan merasa paling berkuasa pada hatimu.
aku juga merasa kesepian dan sekali waktu mengingatmu.
yah..mungkin kau akan bertanya untuk apa?

Entahlah untuk apa..
Coba bantu tanya pada hatimu.
Sepenuhnyakah aku telah tidak bersisa,
disana...


Note : Mencari inspirasi untuk bahan lanjutan bab 9 novel kolaborasi dengan Hardy Zhu. Membangkitkan kembali puitisisme... hehhehehe... Semoga ini jadi project yang menggembirakan untuk tahun 2015.. 2 buku saya bisa terbit di tahun depan (first of all my resolution for a new year)


Andai Aku Bisa yang di bawakan Geisha (cover) sejuk banget ditelinga. Recomended, cari deh di you tube.


Rabu, 24 Desember 2014

At The Some Point


At the some point,
you have to realize that some people
stay in your heart, but..
not in your life.

Ya..berbagai putaran ingatan menghampiriku.
Aku yang pernah membuatmu
 mati gaya dan sebaliknya.

Pernah satu waktu begitu kaku oleh rasa
yang seharusnya tidak perlu hadir itu.
Tapi, siapa yang bisa menghalangi cinta?
Siapa?

Katamu, kau cinta aku...
Berceritalah kepadamu, kapanpun aku mau..
Usah balurkan airmata karna kamu sanggup
 membuatku terus dan terus tertawa bahagia.

Aku ingin suatu hari nanti,
ada waktu untukku bisa bertemu lagi denganmu.
Pertemuan seperti pertemuan-pertemuan terdahulu.
Selalu hangat meski tanpa peluk.

meski aku tahu kamu pernah memaksa memelukku
erat...erat sekali...
dan itu adalah pelukan terakhir..
aku mendengar desah napas beratmu,
Ya...itu adalah ketika kita sama-sama tahu,
bahwa itu adalah kali terakhir kita bertemu 
dan sepakat menghalangi pertemuan lainnya lagi.



Demi Kita Yang Pernah Jatuh Cinta, Bahagialah...


Kepada masa lalu, dengan berbesar hati aku ucapkan..
Selamat berbahagia masa laluku.. 
Selamat melangkah & mulai bisa kembali tersenyum degan perasaa yang baru.

Aku titipkan sebersit kisah-kisah kita..
kisah pertama disaat kita berjumpa,
kisah pertama disaat kita saling menyapa,
hingga kisah pertama disaat kita saling menggenggam
tangan masing-masing dengan eratnya rasa.

Aku tidak tahu apakah pilihan barumu itu,
lebih sempurna daripada aku yang dulu atau tidak.
Tapi yang jelas aku sangat berharap kau akan bahagia..

Cintailah ia, seperti dirimu ingin memperbaiki 
ketidak sempuraan cintamu kepadaku dulu
Belai lembut dirinya, seperti dirimu membelai lembut diriku yang dulu.
Peluk erat tubuhnya seperti pelukmu yang masih 
terasa hangat dihatiku..

Aku pernah berdoa untuk memintamu bahagia,
walau ternyata aku lupa meminta kepada Tuhan,
perihal siapa yang memberi kebahagiaan itu sendiri

Jadi jika nanti...ketika kau mampu tersenyum lebih ceria ketimbang biasanya
Yakinilah bahwa doaku telah memintanya terlebih dahulu
jauh sebelum kita dipisahkan..

Bebahagialah, sayang..
Walau kadang hati masih tak sanggup untuk melihat 
kamu hidup bersamanya...
Tapi jika kamu bahagia, aku akan sepenuh hati rela.

Demi cinta yang pernah membuat kita sangat bahagia..
Bahagialah...


Note : Dari Suara Merdu Sound Cloud - Brian Krisna

Tentang Semua

Betapa kuasanya Tuhan mempergunakan cinta...
Menyusupkannya disisi-sisi hati, kita, dulu...
Hingga mungkin jatuh cinta akan terjadi begitu sangat mudah, namun ketika bertahanlah yang membutuhkan sejuta upaya...


Aku sendiri, hari ini...
Belum mengerti benar, apa itu cinta...
Apakah dekat dengan seseorang, memeluknya, menciumnya, lalu berbagi cerita dengannya itu disebut cinta?


Aku menghitung satu persatu wajah...
Yang kepadanya pernah berbisik bahwa aku dan dia saling mencinta...
Dan...lalu membuatmu cemburu...

Bagiku sendiri cinta itu sesuatu yang tidak perlu bertemu,
bagiku sendiri cinta itu adalah rindu yang terus bertambah seiring waktu.
Dan bagiku cinta itu....Entahlah...Aku kehilangan cinta itu...

Bukan..bukan karena kita bertemu.
Entah megapa aku mencinta cara berpikirmu, 
aku mencintai semua kata-kata yang tidak kamu suarakan tapi kamu tuliskan.
aku mencintai segala sesuatu yang menjerit pada bahasa,
tentang betapa engkau merindukanku..

Note : Kamu orang pertama, yang memperlakukanku seperti ratu. Terimakasih, masa lalu..



Melihatmu Bahagia.


Apakah ini hadiah yang bisa diberikan hati kepadaku?
Kenangan tentang sebuah nama yang semalam masuk tanpa permisi kedalam mimpi tidurku.


Semua ucapanmu dulu, beberapa diataranya 
terasa benar...
Bukankah perasaan itu tidak harus bersama?
Namun, mungkin aku yang terlampau bersalah padamu.
Masuk kedalam hidupmu, memporak-porandakannya.
Lalu, kemudian pergi begitu saja tanpa permisi.


Saat ini, mengapa tentangmu mengaliri ingatanku lagi.
Bukankah kita telah sepakat untuk menghapus masing-masing
dari kita dikehidupan kita yang sekarang?

Aku melihatmu bahagia, senyummu..
Entahlah, aku hanya ingin sekali lagi,
hanya duduk tanpa membelakangi,
berhadap-hadapan sambil menikmati secangkir kopi.

Izinkan aku yang membayar untuk kali ini...
Ada ucap maaf yang rasanya tak berujung tersisa dihati.
Maaf jika masa itu pernah begitu teramat sangat menyakitimu.

Note : mungkinkah kamu membenciku?

Jumat, 19 Desember 2014

SUPERNOVA (Ksatria, Putri & Bintang Jatuh)


"Pernah mendengar atau membaca kisah yang akhirnya di filmkan, karya Mbak Dee?"
"Ksatria, Putri & Bintang Jatuh"

Entah apa yang bergejolak dihati saya sewaktu membaca bait-bait ini.
Karya indah milik Dee 'SUPERNOVA'

.....Ksatria jatuh cinta pada putri bungsu dari kerajaan bidadari,
Sang putri naik kelangit, ksatria kebingungan.
Ksatria pintar naik kuda dan bermain pedang,
tapi tidak tahu caranya terbang.

Ksatria keluar dari kastil 
untuk belajar terbang pada kupu-kupu
tetapi kupu-kupu hanya bisa
 menempatkannya dipucuk pohon.

Ksatria lalu belajar pada burung gereja,
burung gereja hanya mampu mengajarinya
sampai keatas menara.

Ksatria kemudian berguru kepada burung elang,
Burung elang hanya mampu membawanya kepuncak gunung,
Tak ada unggas bersayap yang mampu terbang lebih tinggi lagi

Ksatria sedih, tapi tidak putus asa

Ksatria memohon kepada angin, 
angin mengajarinya berkeliling mengitari bumi
lebih tinggi dari gunung dan awan
Namun, sang putri masih jauh diawang-awang
dan tak ada angin yang mampu menusuk langit 

Ksatria sedih dan kali ini ia putus asa,

Sampai suatu malam ada bintang jatuh 
yang berhenti mendengar tangis dukanya,
Ia menawari ksatria untuk mampu melesat secepat cahaya
Melesat lebih cepat dari kilat dan
 setinggi sejuta langit dijadikan satu

Namun, kalau ksatria 
tak mampu mendarat tepat diputerinya
Ia akan mati, hancur dalam kecepatan yang membahayakan
Menjadi serbuk yang membedaki langit dan tamat

Ksatria setuju,
Ia relakan seluruh kepercayaannya pada bintang jatuh
menjadi sebuah nyawa
dan ia relakan nyawa itu bergantung
 hanya pada serpih detik yang mematikan

Bintang jatuh menggenggam tangannya.
Inilah perjalanan sebuah cinta sejati,
Ia berbisik, tutuplah matamu ksatria
katakan untuk berhenti begitu hatimu merasakan keberadaannya

Melesatlah mereka berdua
dingin yang tak terhingga, serasa merobek hati ksatria mungil
Tapi hangat jiwanya diterangi rasa cinta
dan ia merasakannya

Berhenti....
Bintang jatuh melongok kebawah
dan ia pun melihat sesosok putri cantik yang kesepian
bersinar bagaikan gugus orion ditengah kelamnya galaksi
Ia pun jatuh hati.

Dilepaskannya genggaman itu
sewujud nyawa yang terbentuk atas cinta dan percaya
Ksatria melesat menuju kehancuran
Sementara sang bintang mendarat turun untuk dapatkan sang putri.

ksatria yang malang
Sebagai balasannya dilangit kutub
dilukiskan aurora
untuk mengenang kehalusan & ketulusan 
hati ksatria.....








CERMIN

Ada seorang bercerita padaku,
dia jatuh cinta pada seseorang yang dia tidak perah tahu jika orang itu akan muncul dikehidupannya,
Semuanya berawal dari sapa yang sangat biasa.
Tidak terbersit sedikit pun rasa sayang akan tumbuh serta berkembang.

kemudian dia bercerita 
tentang kebingungannya akan cinta yang dia rasa
karena bisa memindahkan kutub haluan utara 
ke kutub selatan atau sebaliknya



Dan aku tak ingin bertanya apa-apa,
hanya membiarkannya bercerita lepas, sesekali tertawa.
menertawakan kebodohannya.
Menertawakan rasa yang tidak bisa dilepaskannya.

Lalu sesaat kemudian dia menangis,
menangis karena takut kehilangan.
Menangis karena takut kehilangan rasa yang dia rasa.

Aku pun tetap terdiam,
enggan mengusik keintimannya dengan pedengaranku.
namun anehnya satu hal,
ketika aku ulurkan tissue padanya, mengapa justru mataku 
yang diusapnya oleh tissue itu.

Aku menilik dalam-dalam
ternyata dia adalah aku yang sedang bercerita pada cermin.
Cermin besar yang tak bergeming sedikit pun, tidak jua berusaha menghentikan
tawa disela airmata seseorang yang dia pantulkan bayangannya.

Note :

Use me as you will
pull my strings just for a thrill
And I know I'll be okay
Though my skies are turning gray

( part of song - Your guardian angel by The red jumpsuit aparatus)