Jumat, 25 April 2014

Perjalanan itu


Perjalanan yang mengajarkanku,
tentang bagaimana mempercayakan hati dan rasa.
Ada yang tampak begitu ingin memiliki,
namun tak lebih dari sekedar bermain dan membuat hati berserakan.

Perjalanan yang menghadiahkanku,
tentang mana saja yang patut di perjuangkan.
Dan mana saja yang harus sesegera mungkin ditinggalkan dan dilupakan.
Karna tak lebih dari sekedar angan-angan yang akan disadarkan oleh siang.

Perjalanan yang membuatku,
mengerti arti kesungguhan dalam setiap rasa,
bahkan ketika itu tiada pernah sekali pun diucapkan.
Dan hanya di pancarkan lewat kerlipan cahaya mata ketika aku memandanginya.

Ya...Di seluruh kenangan yang diberikan oleh perjalanku,
akan menjadi hal pembelajaran yang mahal.
Tentang senyum yang manis ketika perih mulai terkikis,
Tulus yang ramah menyapaku, ketika tegak begitu sulit.
Uluran tangan yang senantiasa terulur,
bahkan tanpa janji sedikit pun akan mendapatkan balas dariku.

Tiada selamanya palsu, selama hati masih cukup bisa berada di posisinya.
Untuk bekerjasama dengan isi kepala, untuk tidak segan mengatakan apa yang sebenar-benarnya ingin terkatakan dan tidak dilapisi oleh kepura-puraan lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar